Nadiem Makarim: Kepsek Bisa Pakai Dana BOS Untuk Bantu Ekonomi Guru Honorer

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud), Nadiem Makarim mengungkapkan, pemerintah akan menyesuaikan besaran dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS) untuk sekolah-sekolah di wilayah terdepan, terluar, dan tertinggal (3T).

Nadiem Makarim: Kepsek Bisa Pakai Dana BOS Untuk Bantu Ekonomi Guru Honorer

Ini sebagai upaya pemerintah menjangkau dan meningkatkan kualitas pendidikan di wilayah 3T agar mampu mengejar ketertinggalan dari sekolah-sekolah di kawasan perkotaan.

Baca Juga  : Seleksi CPNS 2021 Akan Segera Diumumkan, Simak Informasinya

“Tahun depan, kami akan prioritaskan kepada sekolah yang jumlah muridnya sedikit dan daerah-daerah terluar, terdepan dan terluar. Karena kasihan sekali dengan dana BOS yang kecil, sekolah itu tidak menerima (dana BOS) yang banyak sekali," kata Nadiem Makarim, Jumat (6/11).

Padahal, lanjut Nadiem Makarim, tentu ada biaya-biaya sekolah. Sekecil apa pun pasti ada biaya minimumnya.

Bagi sekolah yang sudah besar dan mapan, Mendikbud memastikan tahun 2021 tidak akan ada penurunan dana BOS.

Baca Juga : Siap-Siap ! 3 Juta Guru Honorer Dapat BLT Rp 2,4 Juta Dari Kemdikbud dan Kemenag, Simak Persyaratan Yang Harus Disiapkan

Namun, sekolah-sekolah kecil, daerah terluar, tertinggal itu akan meningkat secara dramatis.

"Itu namanya pro afirmasi, pro rakyat yang membutuhkan. Itu yang sebenarnya,” ujar Mendikbud. Dia menjelaskan kebebasan penggunaan dana BOS yang keputusan penggunaanya sepenuhnya berada di kepala sekolah. Dana BOS sekarang bisa digunakan untuk guru honorer, beli laptop, beli pulsa, bahkan untuk membantu ekonomi guru-guru honorer," katanya.

"Jadi mohon dimanfaatkan kemerdekaan kepala sekolah dalam mengelola dana BOS tentunya dengan pelaporan yang harus transparan,” tandasnya. (esy/jpnn) Sumber : Jpnn,com 

Baca Juga : Cek Sekarang ! SK  Insentif/BLT Sudah Terbit, Siap-siap, Guru dan Tenaga Honorer akan Terima BLT 2,4 Juta Selama Tiga Bulan

Digitalisasi Sekolah 2021

Pada kesempatan yang sama, Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD), Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah Kemendikbud Jumeri menjelaskan, untuk tahun depan anggaran untuk digitalisasi sekolah mencapai Rp 3 triliun.

Rencananya, kata dia, setiap sekolah akan menerima 15 laptop dan satu access point.

Laptop yang akan diberikan ini dapat dimanfaatkan untuk berbagai kegiatan seperti untuk asesmen kompetensi minimum, asesmen nasional, dan praktikum.

Baca Juga : BANTUAN Terbaru Dari Pemerintah ! Bisa Dapat Rp 40 Jt Perkelompok, Cukup Siapkan KTP dan Dokumen Lain, Cek Peryaratan Lengkapnya Disini

Dari segi penggunaan, Kemendikbud menilai laptop lebih tahan lama daripada tablet. Selain itu, laptop yang dimiliki sekolah itu dapat digunakan oleh siswa atau guru, serta memiliki fungsi yang lebih banyak.

“Total dana yang diinginkan untuk digitalisasi sekolah ini sebenarnya mencapai Rp15 triliun namun untuk setiap tahunnya baru bisa dianggarkan Rp3 triliun,” tutur Jumeri.

Baca Juga : Dari HP Bisa Daftar, Siapkan KTP & KK  Bisa Dapat Bantuan Rp 3,5 Juta Dari Pemerintah, Segera Cek Cara Dapatnya Disini

Meski begitu, Nadiem mengatakan digitalisasi sekolah itu bukan hanya penyediaan sarana TIK.

"Tetapi juga mempermudah guru untuk memilih apa yang paling cocok untuk anaknya," terang Nadiem seperti dikutip dari laman Kemendikbud. Sumber : Kompas.com

Baca Juga: Selain Pemerintah ternyata Facebook Beri Bantuan UKM Rp Hingga 12,5 miliar , Ini Syarat dan Cara Daftarnya

Belum ada Komentar untuk "Nadiem Makarim: Kepsek Bisa Pakai Dana BOS Untuk Bantu Ekonomi Guru Honorer"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel