Alhamdulillah, Aturan Baru Nadiem, Dana BOS 2021 untuk Gaji Guru Honorer Bukan Lagi 50 % Namun Sudah Tidak Dibatasi

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim memastikan penggunaan dana bantuan operasional sekolah (BOS) 2021 untuk gaji guru honorer tidak dibatasi.  Ketentuan ini dikarenakan masa pandemi Covid-19 di mana banyak guru honorer yang ikut terdampak. 

Alhamdulillah, Aturan Baru Nadiem,  Dana BOS 2021 untuk Gaji Guru Honorer Bukan Lagi 50 % Namun Sudah Tidak Dibatasi

Tahun ini pemerintah mengalokasikan Rp52,5 triliun dana BOS bagi 216.662 satuan pendidikan jenjang SD, SMP, SMA/SMK, dan SLB di Indonesia. 

Baca Juga : Mendikbud Nadiem Ubah Skema Hitungan Dana BOS: Kabar Gembira di Daerah Terpencil

Lalu kapan cairnya Dana Bos 2021 untuk Tahap 1

Info Update BOS 2021 Triwulan I Check Disini

Ada beberapa pedoman tahapan yang berkaitan dengan semakin dekatnya Dana Bos Tahap 1 2021 bisa dicairkan, yaitu berkaitan dengan jumlah siswa di dapodik. Dalam beberapa hari terakhir Dapodik tidak bisa disinkron karena menunggu rilis aplikasi versi semester genap.

Tanda-tanda Dana Bos 2021 bisa dicairkan terlebih dahulu menunggu sinkron data dapodik terbaru. Selain itu ada juga tanda lainnya yakni keluarnya penduan pengisian Arkas versi tahun 2021 untuk anggaran tahun 2021.

Membaca tanda-tanda tersebut maka diperkirakan Dana Bos tahun 2021 untuk tahap 1 baru akan cair di bulan Februari 2021 atau Maret 2021. 

Mari kita nantikan bersama. Sumber: www.sscnbkn.win

"Ketentuan penggunaan dana BOS oleh kepala sekolah untuk pembayaran honor guru honorer, tidak dibatasi alokasi maksimal jika dalam kondisi darurat bencana yang ditetapkan pemerintah pusat maupun daerah," kata Nadiem Makarim saat menyosialisasikan kebijakan BOS dan DAK fisik 2021 secara daring, Kamis (25/2). 

Sementara pembayaran honor guru honorer dalam kondisi normal adalah maksimal 50 persen untuk sekolah negeri dan swasta. Selain itu, honor juga bisa diberikan kepada tenaga  kependidikan apabila dana masih tersedia.  

    “Bagi daerah-daerah yang ditetapkan sebagai daerah bencana, maka ketetapan honor bisa lebih dari 50 persen,” tambah Direktur Jenderal PAUD Pendidikan Dasar dan Pendidikan Menengah (Dirjen Paud Dasmen), Jumeri yang mendampingi Mendikbud Nadiem.  

    Pada 2020, kebijakan mewajibkan pelaporan penggunaan BOS sebagai persyaratan penyaluran, berhasil mempercepat dan meningkatkan tingkat pelaporan. 

    Bulan September 2020, 70 persen sekolah sudah melaporkan penggunaan BOS tahap pertama. 

    Kemudian Desember 2020, 99 persen sekolah sudah melaporkan penggunaan BOS tahap pertama.  

    “Ini meningkat secara dramatis karena kita menerapkan pelaporan secara daring (online). Transformasi yang luar biasa di dalam transparansi penggunaan dan pelaporan dana kita,” ucap Mendikbud Nadiem Makarim.   

    Dijelaskan Jumeri, pelaporan secara daring merupakan bagian dari akuntabilitas atas bantuan yang diberikan kepada satuan pendidikan. Penerimaan laporan penerimaan tahap pertama bisa sebagai dasar untuk sekolah menerima dana BOS untuk tahap 3, bukan tahap 2.  

    Baca juga :  

    “Jadi ada selang satuu tahap bagi satuan pendidikan untuk melaporkan. Apabila satuan pendidikan mengalami kesulitan akses internet, hal tersebut bisa dibantu oleh dinas pendidikan setempat," terang Jumeri. Sumber : jpnn.com

    Belum ada Komentar untuk " Alhamdulillah, Aturan Baru Nadiem, Dana BOS 2021 untuk Gaji Guru Honorer Bukan Lagi 50 % Namun Sudah Tidak Dibatasi"

    Posting Komentar

    Iklan Atas Artikel

    Iklan Tengah Artikel 1

    Iklan Tengah Artikel 2

    Iklan Bawah Artikel